Apa Keterkaitan Proyek ini dengan RAN GRK dan Prioritas Sektor Kehutanan?

IKETERKAITAN DENGAN RAN-GRK

IMG_9775-163425_200x200Pemerintah telah menerbitkan Rencana Aksi Nasional Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca (RAN-GRK) melalui Peraturan Presiden Nomor. 61 Tahun 2011. RAN-GRK tersebut merupakan dokumen rencana kerja untuk pelaksanaan berbagai kegiatan yang secara langsung dan tidak langsung menurunkan emisi gas rumah kaca sesuai dengan target pembangunan nasional, yang meliputi bidang: a). Pertanian; b). Kehutanan dan lahan gambut; c). Energi dan transportasi; d). Industri; e). Pengelolaan limbah; dan f). Kegiatan pendukung lain. Rencana aksi yang terkait dengan pengembangan biomasa tercakup dalam bidang Kehutanan dan lahan gambut dan bidang Energi dan transportasi.
RAN-GRK periode 2010-2014, pada bidang kehutanan telah ditetapkan sasaran terlaksananya rehabilitasi hutan pada DAS prioritas seluas 500.000 ha dan terlaksananya rehabilitasi lahan kritis pada DAS prioritas seluas 1.954.000 ha serta peningkatan usaha hutan tanaman seluas 3 juta ha. Proyek ini secara langsung mendorong program rehabilitasi lahan kritis di areal Geger, Kabupaten Bangkalan, Madura melalui penanaman kaliandra di kebun energi. Wilayah Geger termasuk DAS Blega yang termasuk priioritas untuk direhabilitasi dan dihijaukan melalui program penghutanan, sekaligus membantu mengurangi potensi banjir. Areal-Geger-tahun-70-an
Dalam RAN-GRK periode 2010-2014, pada bidang energi telah ditetapkan sasaran terbangunnya Pembangkit Listrik Tenaga Biomasa (PLTB) dengan kapasitas 16,50 MW. Apabila dari kapasitas tersebut diarahkan untuk menggunakan wood pellet, maka sumber energi terbarukan ini secara langsung menyumbang peran dalam menyediakan sumber bahan bakar biomasa buat PLTB.

KETERKAITAN DENGAN PRIORITAS SEKTOR

Dalam bidang Kehutanan, rencana aksi nasional GRK tersebut meliputi penyelenggaraan rehabilitasi hutan dan lahan, dan reklamasi hutan di DAS, pengembangan perhutanan sosial dan Peningkatan usaha hutan tanaman. Memang di bidang kehutanan lebih banyak terlibat dalam penyediaan lahan yang akan dikembangkan sebagai areal penanaman kebun energi biomasa, sekaligus untuk merehabilitasi lahan-lahan kritis pada wilayah DAS prioritas. Pada bidang Energi dan transportasi, rencana aksi yang bisa dikaitkan dengan ppengembangan energi biomasa meliputi Penyediaan dan pengelolaan energi baru terbarukan dan konservasi energi (pembangunan pembangkit listrik tenaga biomasa) dan Reklamasi lahan pasca tambang (dengan penanaman pohon jenis kayu energi). Sebenarnya dalam bidang industri juga dapat diarahkan pada pengembangan energi biomasa yaitu tersusunnya pedoman penggunaan biomasa dan teknologi lainnya pada industri semen.
Pembakar-wp-modernSelain RAN GRK, proyek ini secara nyata mendukung Arah dan Kebijakan Ditjen BPDAS PS 2010-2014, yaitu Pemberdayaan Masyarakat di Sekitar Hutan dan Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim Sektor Kehutanan. Sedangkan penjabaran di level indikator, BPDAS PS memiliki prioritas utama terkait dengan Indikator Kinerja Utama (IKU), Indikator Kinerja Khusus (IKK) pada Direktorat Bina Perhutanan Sosial (BPS), Direktorat Jenderal BPDAS PS, dan sasaran proyek ini sejalan dengan indikator tersebut.

Daru Asycarya-September 2014

One thought on “Apa Keterkaitan Proyek ini dengan RAN GRK dan Prioritas Sektor Kehutanan?

  • March 5, 2016 at 11:19 am
    Permalink

    ICED telah menyediakan berbagai layanan bantuan bagi perusahaan investasi mengenai mini hidro, biomassa dan proyek PV solar. Bantuan ini termasuk konsultasi, memfasilitasi pertemuan dengan pengembang swasta, memberi nasihat tentang dokumen tender, dan studi kelayakan ulasan.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>