Kunjungan Profesional Bisnis dan Akademisi IPB

IMG_4243-3916033_200x200
Tanggal 16 September 2014 beberapa kalangan profesional dan akademisi IPB berkunjung ke Geger Bangkalan. Mereka adalah Nurcahyo Adi (Ucok), Imam Soeseno, dan beberapa praktisi bisnis lainnya seperti Agus Nurhayat, Awriya Ibrahim, Hasbi Afkar, Bowo H Satmoko, dan Atang Muharam. “Ini adalah contoh penerapan bisnis hulu-hilir yang mengintegrasikan antara Kebun Energi Kaliandra dan Pabrik Wood Pellet yang dikelola oleh masyarakat,” papar Daru Asycarya, Project Manager ICCTF-Kemenhut ini. Kaliandra dipilih karena keunggulannya dalam mendukung program bisnis wood pellet dan kemampuannya tumbuh di lahan kritis. Read more

Apa kata Direktur APHI, Direktur GREEN LIVING LEI dan Praktisi Bisnis HR tentang Geger?

IMG_3711-5707116_200x200
Kegiatan berbasis bioenergi terbarukan telah menjadi ikon pengembangan energi ke depan. Pada tanggal 30 Agustus 2014, FMU Gerbang Lestari, Pabrik wood pellet, CV. Gerbang Lestari dan Kebun Energi Kaliandra dikunjungi oleh tiga orang tokoh penting di bidang Kehutanan. Pertama adalah Purwadi Suprihanto, Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI), Kedua adalah Fadhil Nadila dari Green Living Indonesia yang diberi mandat oleh Lembaga Ekolabel Indonesia (LEI) untuk ikut mengkampanyekan penggunaan produk-produk hijau dan bersertifikat ekolabel. Fadhil juga berkeinginan untuk mengedukasi pasar dan masyarakat untuk peduli pada lingkungan. Ketiga adalah Didin Aminudin, Praktisi bisnis yang menggandeng masyarakat untuk ikut menanam rempah-rempah dan kayu keras (Jabon, Gamal dan Sengon) yang berlokasi di Jawa Barat. Demikian petikan wawancara dengan Purwadi Suprihanto:
Read more

Profil Kelembagaan Kelompok Tani (FMU) Gerbang Lestari

 

IMG_2641-3043810_200x200
Nama “Gerbang Lestari” sudah tidak aneh lagi buat masyarakat di Kecamatan Geger, Bangkalan karena nama ini identik dengan organisasi Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yang bernama “Gunung Mere”. Kesepakatan nama ini muncul ketika persiapan sertifikasi PHBML LEI dilakukan dengan Lembaga Pendamping PERSEPSI tahun 2010. Di tahun yang sama, Gapoktan Gunung Mere yang bernama FMU Gerbang Lestari mendapat ganjaran hadiah berupa sertifikat pengelolaan hutan berbasis masyarakat lestari (PHBML) oleh PT Mutuagung Lestari. Standar penilaian sertifikasi ini menggunakan standar LEI (Lembaga Ekolabel Indonesia) besutan Prof. Emil Salim dan stakeholder di Indonesia. Prestasi demi prestasi yang diraih menggulirkan banyak resonansi hingga sampai ke pengembangan integrasi kebun energi kaliandra dan industri wood pellet berbasis masyarakat.
Read more

Donor and Journalist Visit – 24 June 2014

IMG_3204-4690324_200x200
Sebuah perhelatan meriah telah dilakukan di Kombangan, Geger Bangkalan, sebagai pusat kegiatan FMU Gerbang Lestari dan Pabrik Wood Pellet CV Gerbang Lestari. Kegiatan itu adalah kunjungan Donor ICCTF dan wartawan pada tanggal 24 Juni 2014 lalu. Tepat jam 09.15 rombongan ICCTF datang dari arah barat menuju tempat pertemuan. Segera tim Marching Band Darrul Ittihad mulai beraksi mendendangkan berbagai lagu dan mars yang tampak sangat padu dan harmoni yang membangkitkan kekaguman pengunjung. Di tempat yang cukup terpencil ini menggelegar bahana musik dan genderang sesekali diringi dengan bell dan seruling. Setelah pertunjukan selesai dan pengunjung telah cukup beristirahat, kegiatan Tour ke pabrik dan mengikui kegiatan produksi wood pellet dilakukan.
Read more

Dua Kali Tebas, Trubuslah Generasi Baru Kaliandra

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Umur dua minggu setelah batang kaliandra dipanen kini muncul terubusan baru dengan tinggi sekitar 30-50 cm. Itulah hasil penebangan kebun energi kaliandra kali pertama sejak pabrik wood pellet Gerbang Lestari mulai “makan” bahan baku kaliandra. “Saya hanya memerlukan dua kali gerakan untuk menebas batang kaliandra menggunakan clurit, alat utama petani ketika berkebun.” ujar Sahrulan salah satu kelompok tani. Kami tidak menggunakan gergaji untuk memotong karena penggunaan gergaji akan menyebabkan tanaman stress karena banyaknya getaran. Memang dengan gergaji luas permukaan batang yang terbuka lebih sempit, namun efeknya terubusan emoh/sedikit yang tumbuh.. tambahnya. Selain di kebun energi milik Sahrulan, panen kaliandra juga dilakukan oleh Matjuri, Musyawi, dan Sahri. Ini demi mendukung proyek wood pellet di Geger, katanya. Read more

Nah ini dia…Produksi Perdana CV Gerbang Lestari

IMG_3404-3470920_200x200Mimpi adalah sebuah kekuatan yang tertanam dalam pikiran. Berani bermimpi adalah berani menggantungkan cita-cita. Anda juga pasti percaya kekuatan mimpi menggiring pada kenyataan, dan akhirnya Anda akan percaya bahwa disana ada Tuhan. Di Negeri ini hanya sedikit produsen penghasil pellet kayu atau wood pellet. Karena selain tidak mudah membuat mesin-mesin wood pellet, bahan bakunya pun sulit didapat. Read more

Arti Pentingnya Sejarah

Areal-Geger-tahun-70-an
Haji NoerYanto membolak balik kumpulan foto-foto lamanya di album foto kesayangannya. Ahhh.. ini dia, sebuah foto jadul yang tidak pernah terlupa. Di foto itulah masih tergambar Transtoto Handadari mantan Dirut Perhutani yang kala itu menjabat Kepala Balai dan masih mengenakan celana “cut brei” bergaya “Rock and Roll”. Nuryanto juga masih tampak “culun”, maklum sebagai pegawai pemerintahan yang harus taat pada pimpinan.
Read more

Menebar Biji, Menuai Wood Pellet

2014516140822-3273785_200x200
Hari berganti bulan, bulan berganti tahun, waktu terus berlalu. Saatnya petani menikmati hasil jerih payah. Biji dan bibit yang disebarkan di persemaian dan di ladang-ladang petani, kini sudah saatnya dituai. “Saya ingin mengirim lima pickup..!”. kata Pak Matjuri dengan mata berbinar-binar. Ukuran satu pickup kayu kaliandra jika dihitung lebih dari satu ton, tepatnya sekitar 1,6 ton bahan baku. Yang jelas harga kayu kaliandra lebih tinggi dibandingkan dengan harga kayu bakar di seantero Geger. Inilah yang membuat mereka bersemangat karena kebun energinya sudah bisa panen. Lahan yang dulunya kosong kini menghasilkan uang.
Read more

Berapa hektar kebun energi dapat di panen dalam sehari?

DSCN0905-2151702_200x200

  • Menurut data riset,kaliandra bisa menghasilkan biomasa kayu 15-40 ton/ha/year atau 27 ton/ha/year rata-rata dengan jarak tanam 1 m x 1 m (Tangenjaya et.al.1992). Kajian Firman Fahada di lokasi proyek memperoleh data biomasa sebesar 33,9 ton/ha/tahun. Jika hanya diambil batang dan rantingnya saja maka akan didapatkan sekitar 20 ton ha/th yang bisa dijadikan sebagai bahan baku wood pellet.
  • Read more