Dua Kali Tebas, Trubuslah Generasi Baru Kaliandra

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Umur dua minggu setelah batang kaliandra dipanen kini muncul terubusan baru dengan tinggi sekitar 30-50 cm. Itulah hasil penebangan kebun energi kaliandra kali pertama sejak pabrik wood pellet Gerbang Lestari mulai “makan” bahan baku kaliandra. “Saya hanya memerlukan dua kali gerakan untuk menebas batang kaliandra menggunakan clurit, alat utama petani ketika berkebun.” ujar Sahrulan salah satu kelompok tani. Kami tidak menggunakan gergaji untuk memotong karena penggunaan gergaji akan menyebabkan tanaman stress karena banyaknya getaran. Memang dengan gergaji luas permukaan batang yang terbuka lebih sempit, namun efeknya terubusan emoh/sedikit yang tumbuh.. tambahnya. Selain di kebun energi milik Sahrulan, panen kaliandra juga dilakukan oleh Matjuri, Musyawi, dan Sahri. Ini demi mendukung proyek wood pellet di Geger, katanya.

IMG_3387

Kami juga menyediakan berbagai jenis lain seperti gliriside, lamtoro, dan ranting-ranting jati. Setelah dipotong maka tunggak kaliandra akan terubus tiga sampai tujuh tunas yang cepat menjulang. “Lima belas tahun kedepan kita tak perlu menanam kaliandra karena cukup dengan melakukan pemeliharaan terubusan, pasokan kayu energi ini cukup untuk memenuhi kebutuhan pabrik wood pellet gerbang lestari,” kata Daru Asycarya, Manajer Proyek ini. ???????????????????????????????Jenis dengan karakter yang sama dengan kaliandra adalah gliriside yang jumlahnya melimpah. Tak perlu khawatir hutan menjadi rusak, karena tanaman keras jenis pioneer berkayu ini telah menjadi barang komplementer kayu pertukangan yang dipanen dari areal yang tidak produktif.

Video proses pemanenan kaliandra bisa dilihat di sini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>