Saatnya Menanam

kegiatan_13b-221498_200x200

Sertifikasi hutan lestari saja belum cukup, di arel FMU masih dijumpai lahan-lahan kosong yang belum dioptimalkan sebagai lahan yang harus ditanami. Selain itu dalam rangka merehabilitasi lahan kritis di perlukan strategi tambahan untuk mendukungnya berdasarkan kebutuhan proyek untuk mengembangkan kebun energi biomassa. Penyediaan bahan baku biomassa dari tanaman kaliandra diperlukan untuk memasok bahan baku industri wood pelet yang akan dikembangkan dalam proyek ini.

Praktek penanaman dilakukan oleh pemilik lahan yang merupakan anggota kelompok tani FMU Gerbang Lestari yang dibimbing oleh Tenaga Ahli silvikultur dan PIU. Jarak tanam ditentukan 2×1 meter dan 1×1 meter tergantung pada kondisi lahan dan sistem agroforestry yang akan dilakukan. Kondisi lahan yang sangat bervariasi seperti struktur tanah yang gembur dan struktur yang liat (lempung) memaksa perlakukan penanaman yang berbeda terutama perlakukan input tanaman. Penanaman kaliandra juga memnugkinkan pencampuran dengan jenis lain seperti tanaman pertanian sebagai bentuk multipurpose land atau penanaman di bawah tegakan.

Secara umum tujuan kegiatan ini adalah

  1. Mendukung mitigasi perubahan iklim melalui penyerapan karbon pada kebun energi biomasa;
  2. Rehabilitasi lahan kritis;
  3. Meningkatkan kondisi sosial ekonomi masyarakat lokal dan meningkatkan model penggunaan mekanisme dana bergulir.

Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah pendirian area petak demonstrasi (demplot) sebagai BEE untuk memasok bahan baku wood pellet dalam skala inkubator

kebun-bibit-bangkalan

Kegiatan penanaman berlangsung lancar dengan cuaca yang cerah. Kegiatan dimulai dengan mengunjungi kebun bibit para petani untuk melihat hasil pembibitan dan mengambil beberapa buah bibit untuk ditanam di lahan masing-masing.

Setelah melihat kebun bibit dilakukan briefing singkat oleh Tenaga Ahli Dr Prijanto Pamoengkas, silviculturist dari IPB tentang cara-cara pencabutan dan penanganan bibit pasca pencabutan agar tidak mengalami stress sebelum di tanam di lahan yang sesungguhnya. Para petani yang akan menanam kaliandra juga mendapat bimbingan dari H Noer Yanto sebagai PIU yang pernah menjadi petugas penyuluh di Dinas Kehutanan Kabupaten Bangkalan. Kegiatan penanaman pada hari pertama dilaksanakan di lahan pak H. Sahri, kemudian dilanjutkan di lahan pak Muhalli, pak Abdul Kholik, pak Sahrulan dan pak Mat Juri. Hari kedua dilanjutkan penanaman di lahan pak Musawwi dan pak Nurul Huda. Selanjutnya petani akan melanjutkan penanaman di lahan masing-masing, penanaman ini terutama dilakukan selama musim hujan.
Beberapa petani ada yang lahannya sudah siap, dibersihkan dan dibuat lubang tanam, beberapa belum siap sehingga kegiatan penanaman dimulai hanya pada lahan yang sudah siap tanam. Beberapa petani lain seperti pak Mat Juri dan pak Sahrulan sudah mulai menanam sebanyak satu hektar lebih sejak tiga hari dan seminggu sebelum tanggal yang ditentukan (20 Maret). Kegiatan penanaman lebih awal dilakukan untuk mengetahui teknik penanaman yang baik dan ketahanan hidup tanaman yang tinggi. Hasil percobaan ini menjadi saran bagi kelompok tani lainnya dan telah disampaikan pada saat pelatihan (kegiatan 4.3.a).

Kegiatan penanaman dilakukan di area demplot yang telah disepakati untuk ditanamai kalindra seluas 170 hektar dengan pertimbangan kelestarian pasokan. Pada prakteknya setelah dilakukan pengukuran menggunakan GPS (Global Positioning System) area yang tercatat dan dipetakan melebihi target, yaitu seluas 214 hektar (170 hektar berada di dalam areal, dan 14 hektar berada di luar areal FMU). Permintaan masyarakat di luar anggota kelompok tani sebetulnya sangat tinggi, namun proyek ini tetap akan fokus dulu pada areal di dalam FMU Gerbang Lestari. Lama waktu penanaman bibit kaliandra di lapangan sekitar 1 bulan dikarenakan menyesuaikan dengan ketersediaan bibit dan cuaca yang memungkinkan dimana setelah hujan atau pada saat hari-hari banyak hujan sangat baik untuk melakukan kegiatan penanaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>