Sambutan Pak Wiratno di Penghujung Proyek

Wiratno

Tidak terasa proyek ICCTF-Kemenhut yang berjudul Enhancing Sustainable Management of Community-based Wood Pellets Production as Biomass Energy to Support Low Carbon Economy and Climate Change Mitigation in Bangkalan, Madura, East Java telah berakhir. Proyek ini dirancang sebagai model pengelolaan kebun energi yang terintegrasi dengan pabrik wood pellet dan dikelola oleh masyarakat, dimana wilayah hutannya telah memperoleh sertifikat hutan lestari dari LEI. Peran pengelola hutan lestari untuk kesejahteraan sangat signifikan untuk mendorong tercapainya prinsip triple bottom line yaitu: Planet, People, dan Profit. Tak terkecuali pengelolaan hutan berbasis masyarakat telah menyumbang perbaikan lingkungan dan perekonomian nasional yang tidak sedikit. Sedangkan wood pellet adalah bahan bakar biomasa yang termasuk energi terbarukan yang merupakan carbon neutral. Hutan Rakyat Gerbang Lestari di Kecamatan Geger Bangkalan Madura adalah salah satu contoh kampus lapangan yang menyajikan banyak hal seperti: keberhasilan penghijauan kawasan Geger dalam mengurangi banjir tahunan, hutan rakyat yang bersertifikat ekolabel, pengembangan kebun energi kaliandra bercorak short rotation coppice system, dan pengelolaan industri wood pellet berbasis masyarakat.
Sebelumnya Kementerian Kehutanan c.q Direktorat Jenderal Bina Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan PerhutananSosial (BPDAS-PS) telah mengajukan proposal proyek ini kepada Indonesia Climate Change Trust Fund (ICCTF)-Bappenas dan telah disetujui pendanaannya berdasarkan SPK Nomor: 003/SPK/ICCTF/X/2012 dan PKS.2/V-BPS/2012 pada bulan September 2012. Dengan demikian, pada tanggal 30 September 2014 ini aktivitas proyek telah genap dua tahun sejak ditandatanganinya Perjanjian Kerjasama tersebut.
Sampai dengan akhir periode proyek ini telah diselesaikan seluruh kegiatan dan sub kegiatan yang mendukung tercapainya output. Beberapa hasil utama adalah sebagai berikut:
a. Terbangunnya kebun energi kaliandra seluas 214 hektar milik petani yang sebagian sudah dipanen untuk kebutuhan pabrik wood pellet CV Gerbang Lestari di Desa Kombangan, Kecamatan Geger
b. Terbangunnya pabrik wood pellet yang bernama CV Gerbang Lestari yang telah memiliki kelengkapan mesin-mesin pengolah wood pellet dan legalitas usaha
c. Kapasitas petani dan kelembagaan masyarakat yang sudah mengalami peningkatan dalam rangka pembangunan kebun energi dan pabrik wood pellet
d. Terselenggaranya kegiatan pengukuran karbon tersimpan di areal kebun energi kaliandra
e. Terciptanya prakondisi dan persiapan masyarakat menyambut era industrialisasi di wilayah hutan rakyat Gerbang Lestari
Proyek ini telah berakhir, sukses dan keberhasilan beberapa tahap pelaksanaan program pengembangan kebun energi kaliandra dan industri wood pellet skala inkubator di Geger, Bangkalan sampai saat ini merupakan hasil dukungan dan jerih payah banyak pihak. Oleh karena itu kami mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Bangkalan atas dukungannya, Dr Yetti Rusli sebagai penggagas dan pendorong terwujudnya keberhasilan proyek ini, Prof. Yanto Santosa beserta Sekretariat ICCTF yang menjadi pendukung proyek ini dengan menyediakan pendanaan dan bimbingan teknis, para kyai dan alim ulama di Bangkalan, Dinas Kehutanan Propinsi Jatim dan Dishutbun Kabupaten Bangkalan, Kepala BPDAS Brantas Jatim, Trio Penjaga Geger: KH Irham Rofii, H. Ghozali Anshori, dan H. Noeryanto sekaligus sebagai Staff PIU, Petani dan kelompok Tani, Tim Project Management Unit di Bogor: Daru Asycarya, Endang Kintamani, Yulianti Lestari Inggu Putri, Ferry, Nur Saadun, Catur Teguh Oktavianto, Suhendra, dan personel yang sempat bergabung di PMU yaitu: Ulfah Alifia, Asih Andriyani, Neira Purwanti Ismail, Indra Eka Prabowo, dan Faiz Yajri.
Kami juga memberi penghargaan yang tinggi kepada PPK Sri Lasmi, Bendahara Suwardi, Tim Pemeriksa Barang: Lusi Ardiputri, Yulinda Rudjito, Suratman, Dyah Winarsih, dan Tb Ajie R. Tak lupa kami berterimakasih kepada Dr Haryadi Himawan, Sugeng Marsudiarto dan Eri Indrawan selaku mantan NPD dan PPK yang telah mencurahkan segala pikiran dan tenaganya untuk mensukseskan proyek ini; demikian pula untuk Pejabat Pengadaan barang: Nikholas, Kamarudin, Belgrad, dan Roland. Terimakasih juga kepada seluruh karyawan pabrik CV Gerbang Lestari, PT Cans Agrinusa selaku pabrikan mesin wood pellet dan CV Fajar Jaya Sentosa selaku perusahaan penyedia mesin-mesin, Staff BPDAS PS Kementerian Kehutanan yang terlibat langsung maupun tidak langsung, Tenaga Ahli dari CV IDEAS: Wahyu Riva, Teguh Suprapto, Prijanto Pamoengkas, Firman Fahada, Eko SB Setyawan, Gladi Hardiyanto yang membantu proyek sebagai fasilitator kegiatan dan pembimbing teknis, serta semua pihak yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu.
Akhirnya, semoga Laporan Akhir Proyek ini memberikan pembelajaran bagi pihak-pihak kunci dalam rangka penyumbangan program atau replikasi prototipe di Proyek Bangkalan ini.

Jakarta, 30 September 2014

Ir. Wiratno, MSc
National Project Director

Published by

Daru Asycarya

Daru saat ini bekerja di IDEAS Consultancy Services sebagai President Director. Sarjana Kehutanan UGM tahun 1987 dan lulusan MMA IPB tahun 2007. Pernah aktif di Lembaga Ekolabel Indonesia 11 tahun, Lembaga Sertifikasi Mutuagung Lestari dan FOCUS 4 tahun. Menggeluti bidang sertifikasi hutan, CoC, Climate Change, karbon, Energi terbarukan, dan legalitas kayu...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>