Sebuah Cerita Tentang Bangkalan (Bagian 1)

Kumpulan Sajak (Bagian 1)
Oleh: Ir. Daru Asycarya, MM

EPISODE BANGKALAN – 1

Suramadu membelah lautan
Sejuta mimpi para kaum pinggiran
Menantang matahari dari Surabaya ke Bangkalan
Mengayuh roda-roda kendaraan dalam kedipan

Dzikir dan wirid kaum puritan telah mapan
Bersaing dengan letihnya menahan ancaman
Kitab kuning dan titah kyai jadi panutan
Menjadi benteng komunitas Bangkalan

Negeri ini adalah kumpulan orang-orang santri
Terkoyak oleh keinginan fatamorgana
Mengganti sarung berpeci dengan jas berdasi
Menuai bisnis menangguk inti sari
Namun bayang-bayang sepi dalam jiwa-jiwa yang letih menghantui

EPISODE BANGKALAN – 2

Kiri kanan jalan adalah ilalang
Kiri kanan jalan adalah ladang-ladang kosong
Kiri kanan jalan adalah sawah menghitam
Kiri kanan jalan adalah tanah-tanah gersang
Kiri kanan jalan adalah sebuah nafas tersengal
Kiri kanan jalan adalah bentuk kekuasaan yang sombong
Kiri kanan jalan adalah penderitaan alam yang telah mati suri

Empat puluh lima menit aku sampai di sebuah bukit
Sepanjang jalan adalah pabrik oksigen
Sepanjang jalan adalah pabrik air
Sepanjang jalan adalah pabrik keindahan
Sepanjang jalan adalah ketundukkan pada Tuhan
Sepanjang jalan adalah kumpulan orang-orang yang ikhlas
Sepanjang jalan adalah orang-orang yang menjaga keseimbangan alam
Sepanjang jalan adalah orang yang menuai kebahagiaan atas segala usaha yang sangat keras
Geger oh Geger, engkau telah menempuh jalan yang panjang

EPISODE BANGKALAN – 3

Bangkalan jadi pusat sejarah
Tempat ini bergumul para peziarah
Bagai mengukur panjang sajadah
Mengukir Madura sebagai Serambi Madinah

Siapa tak kenal makam Syaihuna Kholil ulama kharismatik Bangkalan?
Siapa tak ingin melihat petilasan Aer Mata Ebuh titisan Sunan Giri dan pesarean Cakraningrat?
Siapa yang luput mendaki bukit Putri Koneng dan gua pertapaanya?
Siapa yang berani menginjak kaki Gua Planangan jika tak ingin nafsunya menggelora?

Bangkalan adalah kota santri
Di tempat inilah sebuah ikon karapan sapi yang melegenda,
Meski penuh intrik dan bertaruh demi hamba uang
Disanalah kita harus menoleh
Banyak pantai berbakau-bakau yang menyimpan rahasia jejak ekosistem perairan yang indah
Dan bukit-bukit menghijau yang masih terpelihara oleh pemiliknya yang sumeleh
Pabrik oksigen, dimana CO2 akan dipertaruhkan
Tersimpan dalam silinder-silinder padat warna coklat
Di pinggiran kota yang tak terlihat
(Bersambung ke Bagian 2)

IMG_00511

Ir. Daru Asycarya, MM adalah Project Manager ICCTF-Mofor Bangkalan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>